Tabel Cicilan KUR BRI 2026 Lengkap dari Rp10 Juta hingga Rp100 Juta untuk UMKM

Senin, 19 Januari 2026 | 08:48:05 WIB
Tabel Cicilan KUR BRI 2026 Lengkap dari Rp10 Juta hingga Rp100 Juta untuk UMKM

JAKARTA - Perencanaan modal usaha kini semakin krusial seiring meningkatnya kebutuhan pelaku UMKM dalam menjaga arus kas tetap sehat. Salah satu rujukan yang paling sering digunakan adalah skema cicilan Kredit Usaha Rakyat dari BRI yang menawarkan plafon fleksibel.

KUR BRI 2026 kembali menjadi perhatian karena menyediakan gambaran angsuran yang relatif terjangkau untuk berbagai skala usaha. Informasi ini penting agar calon debitur tidak salah langkah sebelum mengajukan pembiayaan.

Banyak pelaku usaha kecil mencari rincian cicilan KUR BRI dengan plafon awal Rp10 juta sebagai langkah awal memperkuat modal. Dari sinilah tabel simulasi angsuran memiliki peran strategis dalam pengambilan keputusan.

Melalui simulasi tersebut, pelaku UMKM dapat menyesuaikan pilihan tenor dengan kemampuan pembayaran bulanan. Dengan begitu, risiko kredit macet dapat ditekan sejak awal perencanaan.

Di sisi lain, pemahaman terhadap skema bunga juga menjadi faktor penting sebelum mengajukan pinjaman. Pada tahun 2026, bunga KUR BRI ditetapkan sekitar 6 persen per tahun sesuai ketentuan yang berlaku.

Besaran bunga tersebut tergolong kompetitif dan ditujukan untuk mendorong produktivitas sektor usaha mikro dan kecil. Hal ini membuat KUR BRI tetap diminati sebagai solusi pembiayaan jangka menengah hingga panjang.

Dengan memahami tabel cicilan secara menyeluruh, pelaku usaha dapat menghitung kebutuhan modal tanpa mengganggu operasional harian. Langkah ini juga membantu menjaga kestabilan keuangan usaha dalam jangka waktu tertentu.

Pentingnya Tabel Simulasi KUR BRI 2026 bagi UMKM

Tabel simulasi KUR BRI 2026 berfungsi sebagai alat bantu perhitungan sebelum pengajuan kredit dilakukan. Melalui tabel ini, calon debitur dapat melihat estimasi angsuran berdasarkan plafon dan tenor pinjaman.

Keberadaan tabel tersebut memberikan transparansi sejak awal terkait kewajiban pembayaran bulanan. Hal ini membuat pelaku UMKM dapat menilai kelayakan pinjaman sesuai kondisi usaha masing-masing.

Simulasi angsuran juga memudahkan perbandingan antara tenor pendek dan panjang. Dengan perbandingan tersebut, pelaku usaha bisa memilih skema cicilan yang paling realistis.

Bagi UMKM yang baru berkembang, plafon kecil hingga menengah sering kali menjadi pilihan utama. Oleh karena itu, pinjaman mulai Rp10 juta menjadi salah satu yang paling banyak dicari.

Selain untuk kebutuhan modal kerja, KUR BRI juga kerap dimanfaatkan untuk pengembangan usaha. Contohnya seperti penambahan alat produksi atau perluasan skala penjualan.

Dengan perhitungan yang matang, penggunaan dana pinjaman dapat lebih tepat sasaran. Dampaknya, usaha diharapkan mampu tumbuh seiring dengan kewajiban cicilan yang tetap terkontrol.

Berikut adalah tabel pinjaman KUR BRI 2026 yang banyak dijadikan acuan oleh pelaku UMKM. Tabel ini menyajikan simulasi cicilan berdasarkan plafon pinjaman dan pilihan tenor.

Plafon Pinjaman12 Bulan18 Bulan24 Bulan36 Bulan48 Bulan60 Bulan
Rp10.000.000Rp883.333Rp605.556Rp466.667Rp327.778Rp258.333Rp216.667
Rp20.000.000Rp1.766.667Rp1.211.111Rp933.333Rp655.556Rp516.667Rp433.333
Rp30.000.000Rp2.650.000Rp1.816.667Rp1.400.000Rp983.333Rp775.000Rp650.000
Rp40.000.000Rp3.533.333Rp2.422.222Rp1.866.667Rp1.311.111Rp1.033.333Rp866.667
Rp50.000.000Rp4.416.667Rp3.027.778Rp2.333.333Rp1.638.889Rp1.291.667Rp1.083.333
Rp60.000.000Rp5.300.000Rp3.633.333Rp2.800.000Rp1.966.667Rp1.550.000Rp1.300.000
Rp70.000.000Rp6.183.333Rp4.238.889Rp3.266.667Rp2.294.444Rp1.808.333Rp1.516.667
Rp80.000.000Rp7.066.667Rp4.844.444Rp3.733.333Rp2.622.222Rp2.066.667Rp1.733.333
Rp90.000.000Rp7.950.000Rp5.450.000Rp4.200.000Rp2.950.000Rp2.325.000Rp1.950.000
Rp100.000.000Rp8.833.333Rp6.055.556Rp4.666.667Rp3.277.778Rp2.583.333Rp2.166.667

Tabel di atas memberikan gambaran cicilan bulanan yang harus dipersiapkan oleh calon debitur. Angka tersebut dapat dijadikan patokan awal sebelum melakukan pengajuan resmi.

Alur dan Cara Pengajuan KUR BRI 2026

Pengajuan KUR BRI 2026 dapat dilakukan melalui dua jalur utama yang tersedia bagi masyarakat. Pelaku UMKM dapat memilih pengajuan langsung ke kantor cabang atau melalui sistem daring.

Bagi pengajuan langsung, calon debitur perlu menyiapkan seluruh persyaratan yang telah ditentukan. Dokumen tersebut kemudian diserahkan kepada petugas bank untuk proses verifikasi.

Sementara itu, pengajuan secara online dinilai lebih praktis karena dapat dilakukan dari mana saja. Proses ini diawali dengan mengakses laman resmi layanan KUR BRI.

Calon debitur perlu masuk menggunakan akun yang sudah terdaftar terlebih dahulu. Setelah itu, menu pengajuan pinjaman KUR dapat dipilih untuk melanjutkan proses.

Pada tahap berikutnya, pemohon diminta membaca dan menyetujui syarat serta ketentuan yang berlaku. Konfirmasi sebagai nasabah BRI juga menjadi bagian dari prosedur ini.

Pengisian data diri dan data usaha harus dilakukan secara lengkap dan akurat. Kelengkapan data akan memengaruhi kelancaran proses penilaian kredit.

Dokumen pendukung seperti identitas diri dan bukti usaha juga wajib diunggah. Setelah semua tahap dilalui, pemohon dapat menghitung estimasi angsuran sebelum mengirim pengajuan.

Meski pengajuan dilakukan secara online, survei lapangan tetap akan dilakukan oleh petugas. Apabila disetujui, pemohon tetap perlu datang ke kantor BRI untuk proses pencairan dana.

Syarat Utama yang Perlu Disiapkan Calon Debitur

Syarat pengajuan KUR BRI 2026 disusun untuk memastikan kelayakan calon penerima kredit. Dokumen identitas menjadi persyaratan utama dalam proses ini.

Calon debitur wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga yang masih berlaku. Untuk pemohon yang telah menikah, akta nikah juga perlu disertakan.

Usia minimal pemohon ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku untuk jenis KUR tertentu. Selain itu, usaha yang dijalankan harus sudah aktif minimal enam bulan.

Nomor Induk Berusaha atau surat keterangan usaha menjadi bukti legalitas aktivitas usaha. Dokumen ini dapat diperoleh dari instansi terkait di wilayah setempat.

Untuk pinjaman dengan nominal lebih dari Rp50 juta, Nomor Pokok Wajib Pajak menjadi persyaratan tambahan. Ketentuan ini bertujuan mendukung tertib administrasi.

Calon debitur juga tidak diperkenankan memiliki kredit produktif lain di bank berbeda. Pengecualian berlaku untuk kredit konsumtif seperti KPR atau kartu kredit.

Dengan memenuhi seluruh persyaratan tersebut, peluang pengajuan KUR BRI 2026 untuk disetujui menjadi lebih besar. Persiapan yang matang akan mempercepat proses pencairan dana.

Terkini