JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kabar mengenai peresmian pinjaman online Yayasan Al Mubarok tidak benar. Pernyataan tersebut ditegaskan langsung oleh Purbaya di Jakarta pada Senin, 19 Januari 2026.
"Kabar yang beredar itu enggak benar, hoaks itu," ujarnya singkat. Penegasan ini sekaligus meredam kekhawatiran masyarakat terhadap informasi yang salah tentang kegiatan Menteri Keuangan.
Imbauan Kementerian Keuangan untuk Waspada Hoaks
Sejalan dengan pernyataan Menkeu, Kementerian Keuangan mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap berita bohong yang mengatasnamakan pejabatnya. Masyarakat diminta untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayainya.
Kementerian juga menekankan pentingnya kehati-hatian terhadap berbagai bentuk penipuan yang menggunakan nama pejabat atau pegawai Kemenkeu. Langkah ini diambil untuk mencegah kerugian finansial dan penyebaran informasi palsu di publik.
Cara Melaporkan Hoaks atau Penipuan
Apabila masyarakat menemukan informasi terkait keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang dicurigai hoaks atau penipuan, laporan bisa disampaikan langsung. Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME siap menerima laporan melalui telepon di 134, email di kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id
, atau menu "Hubungi Kami" di situs www.kemenkeu.go.id
.
Saluran resmi ini memudahkan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memberantas penyebaran informasi palsu. Laporan yang diterima akan ditindaklanjuti oleh tim Kemenkeu untuk memastikan kebenaran dan keamanan informasi publik.
Platform Resmi Kementerian Keuangan
Untuk mendapatkan informasi resmi mengenai keuangan negara, masyarakat dianjurkan mengakses platform resmi Kementerian Keuangan. Situs kemenkeu.go.id menyediakan data dan pengumuman yang akurat terkait kebijakan fiskal dan program kementerian.
Dengan mengandalkan sumber resmi, masyarakat dapat menghindari hoaks dan penipuan yang mengatasnamakan pejabat. Edukasi publik mengenai penggunaan platform resmi juga menjadi langkah preventif untuk meningkatkan literasi keuangan digital.
Pentingnya Literasi Digital di Era Informasi
Kasus hoaks terkait Yayasan Al Mubarok menjadi pengingat pentingnya literasi digital bagi masyarakat. Waspada terhadap informasi yang beredar di media sosial dan platform daring dapat mencegah kerugian pribadi maupun reputasi institusi pemerintah.
Selain itu, memahami saluran resmi dan prosedur pelaporan membuat masyarakat lebih tangguh dalam menghadapi informasi palsu. Strategi ini penting untuk menjaga keamanan data pribadi dan keuangan publik di era digital.
Kementerian Keuangan terus menekankan kerja sama dengan masyarakat untuk membangun kesadaran akan pentingnya validasi informasi. Dengan langkah ini, penyebaran hoaks dapat diminimalkan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah.
Laporan dan Kontak Resmi Kemenkeu untuk Hoaks atau Penipuan:
Telepon: 134
Email: kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id
Situs web: www.kemenkeu.go.id
(menu "Hubungi Kami")
Informasi Resmi Terkait Keuangan Negara:
Platform resmi: kemenkeu.go.id