JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada Januari 2026 dengan plafon pembiayaan hingga Rp100 juta. Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah mendorong pertumbuhan UMKM di seluruh Indonesia.
Pemerintah menetapkan anggaran KUR sebesar Rp300 triliun dengan suku bunga tetap 6% per tahun mulai tahun ini. Skema KUR terbaru membagi penyaluran menjadi tiga kategori, yaitu di bawah Rp10 juta, Rp10 juta–Rp100 juta, dan Rp100 juta–Rp500 juta.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut pemerintah menyesuaikan regulasi KUR agar lebih relevan dengan kondisi ekonomi saat ini. Ia menambahkan, pencabutan batasan penarikan ulang KUR berlaku untuk sektor produktif.
“Untuk sektor produksi seperti pertanian, perdagangan, dan ekspor, penarikan KUR tidak dibatasi,” kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin, 17 November 2025. Hal ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas bagi pelaku usaha dalam mengelola modal kerja.
Realisasi Penyaluran KUR BRI hingga Akhir 2025
Data Kementerian UMKM menunjukkan bahwa hingga 5 Desember 2025, realisasi penyaluran KUR mencapai Rp253 triliun. Sebanyak 4,3 juta debitur telah menerima KUR, dengan mayoritas berupa perempuan, mencapai 51,35%.
Sebagai bank penyalur KUR terbesar, BRI mencatat hingga September 2025 telah menyalurkan Rp130,2 triliun kepada 2,84 juta debitur. Angka ini setara dengan 74,40% dari total alokasi KUR BRI 2025 sebesar Rp175 triliun.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyampaikan penyaluran KUR paling besar berasal dari sektor produksi, termasuk pertanian, perikanan, perdagangan, industri pengolahan, dan jasa. Sektor ini menyumbang 64,31% dari total KUR yang disalurkan BRI hingga saat itu.
“Sektor pertanian menjadi kontributor utama dengan pembiayaan Rp58,37 triliun atau 44,83% dari total KUR BRI,” jelas Hery dalam keterangannya, Senin, 27 Oktober 2025. Dengan KUR, BRI berharap UMKM dapat naik kelas dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.
Jenis dan Plafon KUR BRI
BRI menyediakan dua jenis KUR, yakni KUR Mikro dan KUR Kecil, dengan perbedaan utama pada plafon pinjaman. KUR Mikro ditujukan untuk debitur yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan.
Plafon KUR Mikro hingga Rp50 juta dan dapat digunakan sebagai kredit modal kerja atau investasi. Sementara KUR Kecil memiliki plafon lebih dari Rp50 juta hingga Rp500 juta dengan persyaratan agunan sesuai ketentuan bank.
Berikut tabel angsuran KUR BRI Januari 2026 yang dapat menjadi panduan bagi calon debitur:
| Plafon (Rp) | 12 Bulan | 18 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan | 48 Bulan | 60 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1.000.000 | 86.527 | 58.685 | 44.773 | 30.877 | 23.946 | 19.801 |
| 5.000.000 | 432.634 | 293.425 | 223.863 | 154.385 | 119.731 | 99.006 |
| 10.000.000 | 865.267 | 586.850 | 447.726 | 308.771 | 239.462 | 198.012 |
| 15.000.000 | 1.297.901 | 880.275 | 671.589 | 463.156 | 359.194 | 297.018 |
| 20.000.000 | 1.730.535 | 1.173.700 | 895.452 | 617.542 | 478.925 | 396.024 |
| 25.000.000 | 2.163.169 | 1.467.125 | 1.119.314 | 771.927 | 598.656 | 495.030 |
| 30.000.000 | 2.595.802 | 1.760.550 | 1.343.177 | 926.313 | 718.387 | 594.036 |
| 35.000.000 | 3.028.436 | 2.053.975 | 1.567.040 | 1.080.698 | 838.119 | 693.042 |
| 40.000.000 | 3.461.070 | 2.347.399 | 1.790.903 | 1.235.084 | 957.850 | 792.048 |
| 45.000.000 | 3.893.704 | 2.640.824 | 2.014.766 | 1.389.469 | 1.077.581 | 891.054 |
| 50.000.000 | 4.326.337 | 2.934.249 | 2.238.629 | 1.543.855 | 1.197.312 | 990.060 |
| 55.000.000 | 4.758.971 | 3.227.674 | 2.462.492 | 1.698.240 | 1.317.043 | 1.089.066 |
| 60.000.000 | 5.191.605 | 3.521.099 | 2.686.355 | 1.852.626 | 1.436.775 | 1.188.072 |
| 65.000.000 | 5.624.238 | 3.814.524 | 2.910.218 | 2.007.011 | 1.556.506 | 1.287.078 |
| 70.000.000 | 6.056.872 | 4.107.949 | 3.134.081 | 2.161.397 | 1.676.237 | 1.386.084 |
| 75.000.000 | 6.489.506 | 4.401.374 | 3.357.943 | 2.315.782 | 1.795.968 | 1.485.090 |
| 80.000.000 | 6.992.140 | 4.694.799 | 3.581.806 | 2.470.168 | 1.915.700 | 1.584.096 |
| 85.000.000 | 7.354.773 | 4.988.224 | 3.805.669 | 2.624.553 | 2.035.431 | 1.683.102 |
| 90.000.000 | 7.787.407 | 5.281.649 | 4.029.532 | 2.778.939 | 2.155.162 | 1.782.108 |
| 95.000.000 | 8.220.041 | 5.575.074 | 4.253.395 | 2.933.324 | 2.274.893 | 1.881.114 |
| 100.000.000 | 8.652.675 | 5.868.499 | 4.477.258 | 3.087.710 | 2.394.624 | 1.980.120 |
Persyaratan KUR BRI untuk Calon Debitur
Calon debitur KUR Mikro BRI harus memiliki usaha produktif dan layak, aktif minimal 6 bulan, serta tidak sedang menerima kredit perbankan kecuali kredit konsumtif. Dokumen yang diperlukan meliputi KTP, KK, dan surat izin usaha.
Sementara KUR Kecil BRI mengharuskan debitur memiliki usaha produktif dan layak, aktif minimal 6 bulan, serta memiliki Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau izin setara. Kredit ini mencakup pinjaman Rp50 juta–Rp500 juta dengan agunan sesuai ketentuan bank.
KUR Mikro BRI menawarkan pinjaman hingga Rp50 juta dengan Kredit Modal Kerja maksimal 3 tahun dan Kredit Investasi hingga 5 tahun. Suku bunga efektif 6% per tahun, bebas biaya administrasi dan provisi.
KUR Kecil BRI menyediakan pinjaman Rp50 juta–Rp500 juta dengan Kredit Modal Kerja maksimal 4 tahun dan Kredit Investasi hingga 5 tahun. Suku bunga juga 6% efektif per tahun, sementara agunan mengikuti aturan bank.
Cara Mengajukan KUR BRI
Pengajuan KUR dapat dilakukan secara daring melalui https://kur.bri.co.id. Proses online mencakup pendaftaran akun, pengisian data usaha, dan unggah dokumen lengkap.
Setelah mengajukan secara online, nasabah akan dijadwalkan survei fisik oleh petugas bank. Pengajuan offline bisa dilakukan dengan mendatangi kantor cabang BRI, membawa dokumen lengkap, dan mengikuti wawancara verifikasi data.
Calon debitur yang belum memiliki rekening BRI bisa membukanya di tempat untuk mengajukan KUR secara langsung. Seluruh proses verifikasi akan memastikan bahwa debitur memenuhi kriteria dan mampu membayar angsuran sesuai tenor.
Dengan skema baru ini, KUR BRI diharapkan semakin mendukung UMKM berkembang, mendorong produktivitas, dan meningkatkan kontribusi ekonomi nasional. Setiap calon debitur kini dapat melihat simulasi angsuran sebelum memutuskan mengajukan pinjaman.