JAKARTA - Momen libur sekolah sering kali menjadi waktu yang dinanti anak-anak untuk lebih banyak bermain dan bersantai di rumah. Di sisi lain, orang tua biasanya dihadapkan pada tantangan menyiapkan camilan yang disukai anak, praktis dibuat, dan tetap mengenyangkan.
Pilihan camilan rumahan yang tepat dapat membantu menjaga suasana libur tetap menyenangkan. Salah satu camilan yang kerap menjadi andalan adalah sempol sayur dengan rasa gurih dan tekstur kenyal.
Sempol sayur dikenal sebagai jajanan yang mudah diterima lidah anak-anak. Teksturnya yang lembut dan cita rasanya yang tidak terlalu kuat membuatnya cepat habis saat disajikan.
Selain rasanya yang enak, sempol sayur juga fleksibel untuk dikreasikan. Berbagai jenis sayuran bisa ditambahkan sesuai selera dan kebutuhan nutrisi keluarga.
Resep sempol sayur ini dibagikan oleh akun Instagram @nurkitchen01. Dalam keterangannya, menu ini disebut sering menjadi camilan andalan anak-anak selama libur sekolah di rumah.
Bahan utama sempol sayur berasal dari campuran tepung terigu dan tepung tapioka. Kombinasi ini menghasilkan tekstur kenyal yang pas dan tidak mudah hancur.
Tambahan wortel dan daun bawang membuat sempol tidak hanya lezat tetapi juga lebih bernutrisi. Sayuran tersebut memberikan warna menarik sekaligus menambah kandungan serat.
Sempol sayur tidak hanya cocok sebagai camilan rumahan. Menu ini juga berpotensi dijadikan ide jualan karena bahannya sederhana dan digemari berbagai kalangan usia.
Disajikan dengan saus sambal atau saus tomat, sempol sayur hampir selalu sukses membuat anak-anak makan dengan lahap. Rasanya yang familiar menjadikannya sulit ditolak.
Alasan Sempol Sayur Cocok Jadi Camilan Libur Sekolah
Saat libur sekolah, anak-anak cenderung lebih sering merasa lapar karena aktivitas bermain yang padat. Camilan yang mengenyangkan menjadi solusi agar mereka tetap berenergi.
Sempol sayur memiliki kandungan karbohidrat dari tepung serta tambahan sayuran. Kombinasi ini cukup untuk mengganjal perut sebelum waktu makan utama.
Tekstur sempol yang kenyal juga menjadi daya tarik tersendiri. Anak-anak biasanya menyukai makanan dengan sensasi kunyah yang menyenangkan.
Selain itu, proses pembuatannya relatif mudah dan tidak memerlukan teknik memasak rumit. Hal ini membuat sempol sayur cocok dibuat di rumah bersama keluarga.
Bahan-Bahan Sempol Sayur
Untuk membuat sempol sayur, bahan-bahan yang digunakan cukup sederhana dan mudah ditemukan di dapur. Takaran yang tepat akan membantu menghasilkan tekstur yang pas.
Berikut daftar bahan sempol sayur yang dapat disiapkan sebelum mulai memasak. Semua bahan ini berperan penting dalam membentuk rasa dan tekstur akhir.
20 sdm tepung terigu digunakan sebagai dasar adonan. Tepung ini membantu adonan menyatu dan memberi struktur pada sempol.
15 sdm tepung tapioka berfungsi memberikan tekstur kenyal. Penggunaan tapioka yang seimbang akan mencegah sempol menjadi keras.
3 batang daun bawang diiris halus untuk memberi aroma segar. Daun bawang juga menambah cita rasa gurih alami.
3 buah wortel diparut halus agar mudah tercampur dengan adonan. Parutan halus membantu sempol matang merata.
1 butir telur ditambahkan sebagai pengikat adonan. Telur juga memberikan rasa lebih gurih.
1 sdt garam digunakan sebagai penyeimbang rasa. Takaran ini cukup untuk memberikan rasa tanpa membuat sempol terlalu asin.
Air secukupnya diperlukan untuk mendapatkan konsistensi adonan yang tepat. Air ditambahkan sedikit demi sedikit agar adonan tidak terlalu cair.
2 sdm saus tiram berfungsi memperkaya rasa. Saus ini memberi sentuhan gurih yang khas.
1 sdt bawang putih bubuk digunakan sebagai bumbu praktis. Aroma bawang putih membuat sempol lebih sedap.
1 sdm penyedap rasa ditambahkan sesuai selera. Bahan ini membantu memperkuat cita rasa keseluruhan.
Cara Membuat Sempol Sayur Langkah demi Langkah
Langkah pertama adalah menyiapkan adonan dasar. Campurkan tepung terigu dan tepung tapioka dalam wadah besar lalu aduk hingga rata.
Pastikan tidak ada gumpalan agar tekstur sempol nantinya halus. Pengadukan yang merata sangat penting pada tahap awal.
Selanjutnya, masukkan wortel parut dan daun bawang iris ke dalam campuran tepung. Aduk kembali hingga sayuran tersebar merata.
Tahap ini memastikan setiap sempol memiliki isian sayur yang seimbang. Penyebaran yang merata juga memengaruhi rasa.
Masukkan telur, garam, saus tiram, bawang putih bubuk, dan penyedap rasa. Aduk sambil menuangkan air sedikit demi sedikit hingga adonan tercampur rata.
Tekstur adonan sebaiknya kental dan tidak terlalu cair. Konsistensi ini memudahkan proses pembentukan sempol.
Didihkan air dalam panci untuk proses perebusan. Air harus benar-benar mendidih sebelum adonan dimasukkan.
Ambil adonan secukupnya dan bentuk memanjang pada tusuk sate atau bentuk lonjong dengan tangan. Lakukan dengan ukuran yang seragam agar matang bersamaan.
Masukkan sempol ke dalam air mendidih dan rebus hingga mengapung. Tanda mengapung menunjukkan sempol sudah matang.
Angkat sempol yang telah matang lalu tiriskan. Proses ini membantu mengurangi kandungan air sebelum digoreng.
Panaskan minyak dengan api sedang untuk menggoreng sempol. Minyak yang cukup panas membuat sempol tidak menyerap terlalu banyak minyak.
Goreng sempol hingga bagian luarnya kecokelatan dan sedikit crispy. Setelah matang, angkat dan tiriskan minyak berlebih.
Sempol sayur siap disajikan selagi hangat. Sajikan dengan saus sambal, saus tomat, atau mayones sesuai selera anak-anak.
Tips Agar Sempol Lebih Enak dan Tidak Lembek
Agar sempol tidak lembek, pastikan wortel diparut halus. Potongan sayur yang terlalu besar bisa memengaruhi tekstur.
Penggunaan air sebaiknya tidak berlebihan. Terlalu banyak air membuat adonan sulit dibentuk dan hasilnya kurang kenyal.
Untuk stok camilan, sempol yang sudah direbus dapat disimpan di freezer. Saat ingin disajikan, sempol bisa langsung digoreng.
Bagi yang ingin variasi rasa, tambahan jagung manis atau bayam cincang bisa menjadi pilihan. Keju parut juga dapat ditambahkan untuk rasa lebih gurih.
Sempol sayur tidak hanya cocok sebagai camilan anak saat libur sekolah. Menu ini juga memiliki potensi sebagai produk jualan rumahan.
Modal yang dibutuhkan relatif terjangkau dan bahan mudah diperoleh. Proses pembuatannya pun tidak memerlukan peralatan khusus.