JAKARTA - PT Bridgestone Tire Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan hampir mencapai Rp300 juta untuk 3.160 jiwa terdampak bencana di Sumatra. Penyaluran bantuan dilakukan melalui organisasi Dompet Dhuafa pada Desember 2025 lalu.
Bantuan difokuskan pada tiga lokasi, yakni Kabupaten Aceh Tamiang (Aceh), Kabupaten Tapanuli Tengah (Sumatra Utara), dan Kabupaten Agam (Sumatra Barat). Langkah ini dimaksudkan agar bantuan tepat sasaran bagi masyarakat terdampak.
Menurut Yunus Triyonggo, Director Human Resources & General Affairs Bridgestone Indonesia, prioritas utama adalah kebutuhan mendesak sekaligus pemulihan jangka panjang. Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi masyarakat pascabencana.
Bantuan mencakup berbagai kebutuhan dasar hingga infrastruktur darurat. Hal ini dirancang agar korban bencana tidak hanya menerima bantuan sementara, tetapi juga bisa memulai kembali kehidupan dengan lebih layak.
Rincian Bantuan untuk Masyarakat Terdampak
Bantuan operasional dapur umum disiapkan untuk 2.600 orang agar kebutuhan gizi tetap terpenuhi. Selain itu, 100 paket sembako juga dibagikan untuk mendukung kebutuhan rumah tangga.
Dukungan untuk ibu dan anak juga menjadi perhatian. Terdapat 40 paket khusus yang berisi susu, pembalut, popok, dan perlengkapan lainnya agar keluarga tetap sehat.
Kebersihan dan kesehatan masyarakat diperhatikan melalui 30 paket hygiene kit. Paket ini berisi sabun, sampo, sikat gigi, pasta gigi, dan perlengkapan kebersihan lain yang mendukung sanitasi.
Bantuan darurat keluarga disediakan dalam 29 paket. Masing-masing paket berisi pakaian, selimut, dan alas tidur agar warga bisa beristirahat dengan lebih nyaman.
Infrastruktur Darurat dan Pemulihan Jangka Panjang
Selain kebutuhan dasar, Bridgestone Indonesia mendukung pemulihan fasilitas pendidikan. Dua bangunan sekolah darurat dibangun agar anak-anak dapat kembali bersekolah.
Kebutuhan air bersih juga menjadi prioritas. Dua unit instalasi air bersih dan sanitasi disiapkan agar warga dapat mengakses air sehat dengan lebih mudah.
Hunian sementara juga dibangun untuk mendukung warga yang kehilangan tempat tinggal. Dua unit bangunan hunian sementara memberikan perlindungan darurat bagi keluarga terdampak.
Bantuan ekonomi juga diperhatikan melalui satu paket usaha kecil bengkel motor. Inisiatif ini membantu masyarakat memulai kembali aktivitas ekonomi mereka secara mandiri.
Selain itu, satu unit sumur bor disediakan untuk memperkuat akses air bersih. Infrastruktur ini menjadi bagian dari dukungan jangka panjang bagi pemulihan masyarakat.
Kolaborasi Internal dan Dukungan Mitra
Penyaluran bantuan ini tidak hanya dilakukan oleh Bridgestone Indonesia sendiri. Dukungan datang dari PUK SPKEP SPSI, Dewan Kesejahteraan Masjid, dan Kopkar Bridgestone Indonesia.
Kolaborasi ini menunjukkan sinergi seluruh elemen perusahaan. Dengan melibatkan berbagai unit, bantuan dapat disalurkan lebih tepat sasaran dan lebih cepat sampai ke masyarakat terdampak.
Menurut Yunus Triyonggo, seluruh keluarga besar Bridgestone berharap bantuan dapat meringankan beban masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap bencana.
Dukungan internal ini juga memperkuat budaya kepedulian di lingkungan perusahaan. Karyawan turut berperan dalam memastikan bantuan tersalurkan dengan baik dan bermanfaat maksimal.
Bantuan kemanusiaan ini menegaskan komitmen Bridgestone Indonesia terhadap masyarakat terdampak bencana. Selain memberikan bantuan darurat, perusahaan juga berfokus pada pemulihan jangka panjang yang berkelanjutan.
Melalui langkah ini, Bridgestone Indonesia menjadi contoh korporasi yang peduli terhadap bencana. Penyaluran bantuan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat membantu mempercepat pemulihan pascabencana.
Bantuan yang disalurkan juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara perusahaan, organisasi kemanusiaan, dan komunitas lokal. Sinergi ini memungkinkan dampak bantuan lebih luas dan efektif bagi penerima manfaat.
Dengan fokus pada kebutuhan mendesak dan pemulihan jangka panjang, warga terdampak bencana dapat bangkit lebih cepat. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial.
Langkah yang diambil Bridgestone Indonesia menunjukkan bahwa kontribusi perusahaan tidak hanya berupa dana. Namun, juga berupa dukungan nyata yang memperkuat ketahanan masyarakat pascabencana.
Penyaluran bantuan senilai hampir Rp300 juta ini diharapkan menjadi inspirasi bagi perusahaan lain. Kolaborasi, kepedulian, dan perencanaan yang matang dapat menghadirkan perubahan signifikan bagi masyarakat terdampak bencana.