JAKARTA - Antusiasme masyarakat menyambut musim mudik mulai terasa seiring dibukanya akses pemesanan tiket transportasi massal. Kereta api kembali menjadi pilihan utama karena dinilai aman, nyaman, dan memiliki jadwal yang pasti selama periode Lebaran.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) secara resmi membuka pemesanan tiket kereta api untuk angkutan Lebaran 2026. Langkah ini memberi kepastian bagi calon penumpang untuk mulai menyusun rencana perjalanan sejak jauh hari.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka pemesanan tiket kereta api Lebaran 2026 mulai Minggu, 25 Januari 2026. Pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian panjang persiapan mudik dan arus balik menggunakan moda transportasi kereta api.
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi @kai121_, tiket yang dapat dipesan pada tanggal tersebut berlaku untuk keberangkatan H-10 Lebaran. Tanggal keberangkatan H-10 Lebaran yang dimaksud jatuh pada 11 Maret 2026.
Calon penumpang disarankan untuk mencatat seluruh jadwal pemesanan tiket agar tidak tertinggal. Ketelitian dalam mencermati jadwal menjadi kunci kelancaran perjalanan mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Tahapan Pemesanan Tiket Pra-Lebaran
Periode pemesanan tiket kereta api Lebaran 2026 dimulai untuk keberangkatan pra-Lebaran. Tahapan ini mencakup rentang H-10 hingga H-1 sebelum Hari Raya.
Pada 25 Januari 2026, pemesanan tiket dibuka untuk keberangkatan Rabu, 11 Maret 2026 atau H-10 Lebaran. Tanggal ini menjadi kesempatan pertama bagi masyarakat yang ingin mudik lebih awal.
Selanjutnya, pada 26 Januari 2026, tiket tersedia untuk keberangkatan Kamis, 12 Maret 2026 atau H-9. Pola pembukaan ini dilakukan secara berurutan agar sistem pemesanan berjalan tertib.
Tanggal 27 Januari 2026 dialokasikan untuk pemesanan keberangkatan Jumat, 13 Maret 2026 atau H-8. Calon penumpang diimbau untuk menyesuaikan rencana perjalanan dengan jadwal tersebut.
Pada 28 Januari 2026, tiket dapat dipesan untuk keberangkatan Sabtu, 14 Maret 2026 atau H-7. Biasanya, tanggal ini mulai diminati oleh pemudik yang ingin menghindari kepadatan.
Pemesanan untuk keberangkatan Minggu, 15 Maret 2026 atau H-6 dibuka pada 29 Januari 2026. Hari keberangkatan ini kerap dipilih karena bertepatan dengan akhir pekan.
Tanggal 30 Januari 2026 menjadi jadwal pemesanan untuk keberangkatan Senin, 16 Maret 2026 atau H-5. Pada fase ini, volume pemesanan umumnya terus meningkat.
Selanjutnya, pada 31 Januari 2026, pemesanan dibuka untuk keberangkatan Selasa, 17 Maret 2026 atau H-4. KAI mengingatkan agar penumpang memastikan data diri diisi dengan benar.
Pada 1 Februari 2026, tiket tersedia untuk keberangkatan Rabu, 18 Maret 2026 atau H-3. Waktu ini menjadi salah satu periode favorit karena mendekati puncak mudik.
Pemesanan untuk keberangkatan Kamis, 19 Maret 2026 atau H-2 dibuka pada 2 Februari 2026. Kepadatan pemesanan biasanya semakin terasa di tanggal ini.
Kemudian, pada 3 Februari 2026, tiket dapat dipesan untuk keberangkatan Jumat, 20 Maret 2026 atau H-1. Hari ini dikenal sebagai salah satu puncak arus mudik Lebaran.
Jadwal Hari-H Lebaran dan Arus Balik
Selain pra-Lebaran, KAI juga telah menyiapkan jadwal pemesanan untuk Hari-H Lebaran dan arus balik. Periode ini mencakup H1 hingga H+10 Lebaran.
Pada 4 Februari 2026, pemesanan tiket dibuka untuk keberangkatan Sabtu, 21 Maret 2026 atau H1 Lebaran. Jadwal ini biasanya dimanfaatkan oleh penumpang dengan agenda khusus.
Tanggal 5 Februari 2026 menjadi jadwal pemesanan untuk keberangkatan Minggu, 22 Maret 2026 atau H2. Arus penumpang pada periode ini masih cukup tinggi.
Pemesanan pada 6 Februari 2026 berlaku untuk keberangkatan Senin, 23 Maret 2026 atau H+1. Fase ini menandai dimulainya arus balik secara bertahap.
Pada 7 Februari 2026, tiket tersedia untuk keberangkatan Selasa, 24 Maret 2026 atau H+2. Penumpang yang kembali lebih awal biasanya memilih tanggal ini.
Selanjutnya, 8 Februari 2026 dialokasikan untuk pemesanan keberangkatan Rabu, 25 Maret 2026 atau H+3. Volume penumpang mulai berangsur stabil pada periode ini.
Pemesanan pada 9 Februari 2026 berlaku untuk keberangkatan Kamis, 26 Maret 2026 atau H+4. KAI tetap mengantisipasi lonjakan penumpang di jalur favorit.
Tanggal 10 Februari 2026 menjadi jadwal pemesanan untuk keberangkatan Jumat, 27 Maret 2026 atau H+5. Pergerakan arus balik masih terpantau ramai.
Pada 11 Februari 2026, tiket dapat dipesan untuk keberangkatan Sabtu, 28 Maret 2026 atau H+6. Akhir pekan kembali menjadi faktor meningkatnya permintaan.
Pemesanan pada 12 Februari 2026 berlaku untuk keberangkatan Minggu, 29 Maret 2026 atau H+7. Banyak penumpang memanfaatkan hari libur terakhir untuk kembali.
Selanjutnya, 13 Februari 2026 dibuka untuk keberangkatan Senin, 30 Maret 2026 atau H+8. Jadwal ini menandai arus balik menuju aktivitas normal.
Tanggal 14 Februari 2026 menjadi waktu pemesanan untuk keberangkatan Selasa, 31 Maret 2026 atau H+9. Arus penumpang mulai berkurang secara bertahap.
Terakhir, pada 15 Februari 2026, pemesanan dibuka untuk keberangkatan Rabu, 1 April 2026 atau H+10. Ini menjadi penutup rangkaian angkutan Lebaran 2026.
Kanal Resmi Pemesanan Tiket Kereta Api
Pemesanan tiket Kereta Api Lebaran 2026 dapat dilakukan melalui sejumlah kanal resmi yang telah disediakan. Seluruh kanal ini dirancang untuk memberikan kemudahan dan keamanan transaksi.
Masyarakat dapat membeli tiket secara mandiri melalui aplikasi Access by KAI. Aplikasi ini tersedia untuk perangkat Android dan iOS.
Selain aplikasi, pemesanan tiket juga bisa dilakukan melalui situs resmi booking.kai.id. Layanan ini memungkinkan calon penumpang melakukan pembelian tiket secara online dengan proses yang cepat.
Bagi pelanggan yang memerlukan bantuan langsung, KAI menyediakan layanan Call Center 121. Layanan ini dapat dihubungi setiap hari untuk menjawab kebutuhan informasi penumpang.
KAI juga bekerja sama dengan sejumlah agen penjualan resmi dan mitra online travel agent terpercaya. Kerja sama ini bertujuan memperluas akses pemesanan tiket kepada masyarakat.
Seluruh saluran tersebut merupakan bagian dari sistem distribusi resmi KAI. Sistem ini diawasi langsung untuk memastikan kenyamanan dan keamanan proses pembelian tiket.
Pelanggan diimbau untuk menghindari pembelian tiket melalui pihak tidak resmi. Penawaran dengan biaya tambahan yang tidak wajar berpotensi merugikan calon penumpang.
Seluruh informasi resmi terkait pemesanan tiket hanya disampaikan melalui kanal yang telah ditetapkan. Dengan mengikuti jalur resmi, perjalanan mudik Lebaran 2026 diharapkan berjalan lancar dan aman.